SEMERU : chapter 3

E-mail Print PDF

cover ebook Semeru : chapter 2

Sebuah oretan perjalanan menikmati keindahan Gunung Semeru, chapter 3, menggapai Mahameru

Catatan perjalanan dilanjutkan setelah bermalam di Kali Mati. Perjalanan summit attack ke puncak Mahameru melewati pos Arcopodo, menyusuri jalan terjal berpasir menuju puncak Mahameru, Menikmati keindahan kawah Jongring Saloko. Bersyukur atas keindahan dari puncak Gunung Semeru. Dan perjalanan pulang menuju Pos Ranu Kumbolo

silakan di download atau dibaca online di scribd :

> > > SEMERU chapter 3 : Menggapai Mahameru

dari ISSUU :

> > > SEMERU chapter 3 : Menggapai Mahameru

atau di download dari :

MEDIAFIRE - SEMERU chapter 3 : Menggapai Mahameru

Pengalaman berkesan yang muncul kembali, menyeruak dalam ingatan ketika membuka kembali foto foto lama perjalanan Semeru ini. Ada kebersamaan, ada saling jaga, ada saling toleransi. Itulah beberapa hal yang membuat kegiatan ke alam bebas, salah satu nya adalah mengunjungi puncak puncak gunung banyak di cari teman teman.

Semoga catatan perjalanan dalam bentuk ebook ini bisa menjadi salah satu inspirasi rekan rekan untuk mencintai kekayaan alam Indonesia dan bersama sama menjaga tetap lestari.

halaman 2 ebook semeru chapter 2

halaman 17 ebook semeru chapter 2

halaman 18 ebook semeru chapter 2

halaman 22 ebook semeru chapter 2

halaman 48 ebook semeru chapter 2

untuk SEMERU chapter 1 bisa dibaca di sini :

> > > SEMERU chapter 1 : Kembali Kutemukan Jejak Mu di Mahameru

atau di download dari :

MEDIA FIRE - Semeru Chapter 1 : Kembali Kutemukan Jejak Mu di Mahameru

 

Untuk SEMERU chapter 2  bisa di baca di sini :

 

> > > SEMERU chapter 2 : damai di antara ribuan bintang

atau di download dari :

MEDIA FIRE - SEMERU chapter 2 : damai di antara ribuan bintang

 

 

sekilas data mengenai Gunung Semeru

Gunung Semeru adalah gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa, dengan puncaknya Mahameru, ketinggian 3.676 mdpl.
Posisi gunung ini terletak di antara wilayah administrasi Kabupaten Malang dan Lumajang

Kawah di puncak Gunung Semeru dikenal dengan nama Jonggring Saloko.

PENDAKIAN PUNCAK GUNUNG SEMERU
Diperlukan waktu sekitar empat hari untuk mendaki puncak gunung Semeru pulang-pergi. Untuk mendaki gunung semeru dapat ditempuh lewat kota Malang atau Lumajang. Dari terminal kota malang kita naik angkutan umum menuju desa Tumpang. Disambung lagi dengan Jip atau Truk Sayuran yang banyak terdapat di belakang pasar terminal Tumpang dengan biaya per orang Rp.20.000,- hingga Pos Ranu Pani.

Sebelumnya kita mampir di Gubugklakah untuk memperoleh surat izin, dengan perincian, biaya surat izin Rp.6.000,- untuk maksimal 10 orang, Karcis masuk taman Rp.2.000,- per orang, Asuransi per orang Rp.2.000,-

Dengan menggunakan Truk sayuran atau Jip perjalanan dimulai dari Tumpang menuju Ranu Pani, desa terakhir di kaki semeru. Di sini terdapat Pos pemeriksaan, terdapat juga warung dan pondok penginapan. Bagi pendaki yang membawa tenda dikenakan biaya Rp 20.000,-/tenda dan apabila membawa kamera juga dikenakan biaya Rp 5.000,-/buah. Di pos ini pun kita dapat mencari porter (warga lokal untuk membantu menunjukkan arah pendakian, mengangkat barang dan memasak). Pendaki juga dapat bermalam di Pos penjagaan. Di Pos Ranu Pani juga terdapat dua buah danau yakni Ranu Pani (1 ha) dan Ranu Regulo (0,75 ha). Terletak pada ketinggian 2.200 mdpl.

Setelah sampai di gapura "selamat datang", perhatikan terus ke kiri ke arah bukit, jangan mengikuti jalanan yang lebar ke arah kebun penduduk. Selain jalur yang biasa dilewati para pendaki, juga ada jalur pintas yang biasa dipakai para pendaki lokal, jalur ini sangat curam.

Jalur awal landai, menyusuri lereng bukit yang didominasi dengan tumbuhan alang-alang. Tidak ada tanda penunjuk arah jalan, tetapi terdapat tanda ukuran jarak pada setiap 100m. Banyak terdapat pohon tumbang, dan ranting-ranting diatas kepala.

Setelah berjalan sekitar 5 km menyusuri lereng bukit yang banyak ditumbuhi bunga edelweis, lalu akan sampai di Watu Rejeng. Di sini terdapat batu terjal yang sangat indah. Pemandangan sangat indah ke arah lembah dan bukit-bukit, yang ditumbuhi hutan cemara dan pinus. Kadang kala dapat menyaksikan kepulan asap dari puncak semeru. Untuk menuju Ranu Kumbolo masih harus menempuh jarak sekitar 4,5 Km.

Di Ranu Kumbolo dapat didirikan tenda. Juga terdapat pondok pendaki (shelter). Terdapat danau dengan air yang bersih dan memiliki pemandangan indah terutama di pagi hari dapat menyaksikan matahari terbit disela-sela bukit. Banyak terdapat ikan, kadang burung belibis liar. Ranu Kumbolo berada pada ketinggian 2.400 m dengan luas 14 ha.

Dari Ranu Kumbolo sebaiknya menyiapkan air sebanyak mungkin. Meninggalkan Ranu Kumbolo kemudian mendaki bukit terjal, dengan pemandangan yang sangat indah di belakang ke arah danau. Di depan bukit terbentang padang rumput yang luas yang dinamakan oro-oro ombo. Oro-oro ombo dikelilingi bukit dan gunung dengan pemandangan yang sangat indah, padang rumput luas dengan lereng yang ditumbuhi pohon pinus seperti di Eropa. Dari balik Gn. Kepolo tampak puncak Gn. Semeru menyemburkan asap wedus gembel.

Selanjutnya memasuki hutan cemara di mana kadang dijumpai burung dan kijang. Daerah ini dinamakan Cemoro Kandang.

Pos Kalimati berada pada ketinggian 2.700 m, disini dapat mendirikan tenda untuk beristirahat. Pos ini berupa padang rumput luas di tepi hutan cemara, sehingga banyak tersedia ranting untuk membuat api unggun.

Terdapat mata air Sumber Mani, ke arah barat (kanan) menelusuri pinggiran hutan Kalimati dengan menempuh jarak 1 jam pulang pergi. Di Kalimati dan di Arcopodo banyak terdapat tikus gunung.

Untuk menuju Arcopodo berbelok ke kiri (Timur) berjalan sekitar 500 meter, kemudian berbelok ke kanan (Selatan) sedikit menuruni padang rumput Kalimati. Arcopodo berjarak 1 jam dari Kalimati melewati hutan cemara yang sangat curam, dengan tanah yang mudah longsor dan berdebu. Dapat juga kita berkemah di Arcopodo, tetapi kondisi tanahnya kurang stabil dan sering longsor. Sebaiknya menggunakan kacamata dan penutup hidung karena banyak abu beterbangan. Arcopodo berada pada ketinggian 2.900m, Arcopodo adalah wilayah vegetasi terakhir di Gunung Semeru, selebihnya akan melewati bukit pasir.

Dari Arcopodo menuju puncak Semeru diperlukan waktu 3-4 jam, melewati bukit pasir yang sangat curam dan mudah merosot. Sebagai panduan perjalanan, di jalur ini juga terdapat beberapa bendera segitiga kecil berwarna merah. Semua barang bawaan sebaiknya tinggal di Arcopodo atau di Kalimati. Pendakian menuju puncak dilakukan pagi-pagi sekali sekitar pukul 02.00 pagi dari Arcopodo.

Siang hari angin cendurung ke arah utara menuju puncak membawa gas beracun dari Kawah Jonggring Saloka.

Pendakian sebaiknya dilakukan pada musim kemarau yaitu bulan Juni, Juli, Agustus, dan September. Sebaiknya tidak mendaki pada musim hujan karena sering terjadi badai dan tanah longsor.

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Semeru


Related articles :



 

Add comment


Security code
Refresh

Follow Us

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

Update via Email

Dapatkan informasi terbaru seputar update website, event hunting dan traveling, ebook terbaru
GRATIS melalui email Anda

silakan masukan alamat email Anda :

*kerahasiaan data Anda akan terjaga dan hanya digunakan untuk informasi update

widhibek_ym

wawis_ym

FREE BOOK

Silakan donwload beberapa catatan perjalanan keindahan alam Indonesia
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

Gallery Stats

  • Picture :   1226
  • Categories :   114